Beranda
Jadwal
Materi
Artikel
Profile
...
Artikel dan Berita

Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah

Berbasis Kinerja, Terukur, dan Selaras Kebijakan Nasional

Perencanaan pembangunan daerah pada tahun 2026 diarahkan untuk semakin adaptif, terukur, dan berbasis kinerja, seiring dengan dinamika kebijakan nasional, tantangan pembangunan daerah, serta tuntutan akuntabilitas publik. Pemerintah daerah dituntut tidak hanya menyusun dokumen perencanaan secara administratif, tetapi juga memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

Arah kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang menjadi pedoman utama dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Pada tahun 2026, dokumen perencanaan daerah juga dituntut untuk lebih terintegrasi dengan kebijakan nasional, penganggaran berbasis kinerja, serta sistem evaluasi pembangunan daerah.


Tujuan Bimbingan Teknis

Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk membekali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perencana daerah agar mampu:

  1. Menyusun dokumen RPJPD, RPJMD, dan Renstra SKPD yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah tahun 2026.

  2. Menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam tujuan, sasaran, dan program pembangunan yang terukur dan realistis.

  3. Menyusun indikator kinerja yang jelas sebagai dasar pengukuran capaian pembangunan daerah.

  4. Mengintegrasikan dokumen perencanaan daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional serta kebijakan pembangunan lintas sektor.

  5. Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah yang akuntabel, sistematis, dan berorientasi hasil.


Ruang Lingkup dan Materi Bimtek

Materi yang dibahas dalam Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 meliputi:

1. Kebijakan dan Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah

  • Kerangka Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Daerah.

  • Sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah.

  • Arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah tahun 2026.

2. Penyusunan Dokumen RPJPD dan RPJMD

  • Penyusunan visi dan misi kepala daerah.

  • Perumusan tujuan dan sasaran pembangunan jangka panjang dan menengah.

  • Penjabaran arah kebijakan dan strategi pembangunan daerah.

3. Penyusunan Renstra SKPD

  • Peran Renstra SKPD dalam mendukung pencapaian RPJMD.

  • Penyelarasan Renstra SKPD dengan tugas dan fungsi OPD.

  • Penyusunan program dan kegiatan berbasis kinerja.

4. Indikator Kinerja dan Pengukuran Capaian

  • Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU).

  • Penentuan target kinerja yang terukur dan realistis.

  • Keterkaitan indikator perencanaan dengan evaluasi kinerja pembangunan daerah.

5. Integrasi Dokumen Perencanaan Daerah

  • Integrasi RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, RKPD, dan RKP Nasional.

  • Sinkronisasi perencanaan dengan penganggaran daerah.

  • Penguatan konsistensi dokumen perencanaan.


Dasar Hukum

Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 berpedoman pada:

  • Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

  • Peraturan dan kebijakan teknis terbaru terkait perencanaan pembangunan daerah tahun 2026.

Ketentuan tersebut menjadi acuan utama dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang konsisten dan sesuai regulasi.


Manfaat yang Diharapkan

Dengan mengikuti Bimbingan Teknis ini, pemerintah daerah diharapkan mampu:

  • Menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah secara lebih sistematis dan terstruktur.

  • Menghasilkan perencanaan yang akuntabel dan dapat diukur capaian kinerjanya.

  • Meningkatkan keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi pembangunan.

  • Mewujudkan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjungan.


Melalui Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

August 27, 2025 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

Bimtek Nasional GEDSI Budgeting 2025: Strategi Penyusunan Anggaran Daerah Inklusif & Responsif Gender

Mewujudkan APBD Berkeadilan, Mendorong Pembangunan Inklusif, dan Mendukung SDGs 2030
Dalam rangka mendukung penerapan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) di tingkat pemerintah daerah, LinkPemda menghadirkan Bimbingan Teknis Nasional GEDSI Budgeting 2025.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas ASN, pejabat SKPD, dan penyusun APBD agar mampu merancang anggaran daerah yang inklusif, responsif gender, dan sesuai dengan regulasi terbaru. Program ini juga sejalan dengan RPJMN 2025–2029 serta mendukung target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

Pemerintah pusat menekankan pentingnya pendekatan GEDSI dalam pembangunan daerah untuk memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal. Namun, fakta di lapangan menunjukkan:

  • Masih minimnya pemahaman tentang integrasi GEDSI ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

  • Tantangan teknis dalam tagging GEDSI pada dokumen RKA dan APBD.

  • Keterbatasan contoh praktik baik di tingkat daerah.

Melalui bimtek ini, peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam sekaligus praktik langsung penerapan GEDSI dalam sistem keuangan daerah berbasis SIPD.

Dasar Hukum Pelaksanaan

  1. RPJMN 2025–2029 – Pembangunan inklusif dan responsif gender.

  2. Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 – Pelaksanaan Pencapaian SDGs.

  3. Permendagri No. 70 Tahun 2019 – Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

  4. Permendagri No. 90 Tahun 2019 – Klasifikasi & Kodefikasi Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

  5. UU No. 23 Tahun 2014 – Pemerintahan Daerah.

  6. UU No. 8 Tahun 2016 – Penyandang Disabilitas.

  7. Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 – Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Materi Utama Bimtek

  • Pemahaman konsep GEDSI dan urgensinya dalam APBD.

  • Integrasi GEDSI dalam SIPD, RKA, dan APBD.

  • Teknik tagging GEDSI pada perencanaan dan penganggaran daerah.

  • Simulasi penyusunan RKA & APBD berbasis GEDSI.

  • Studi kasus praktik baik dari daerah yang telah berhasil mengimplementasikan GEDSI.

Sasaran Peserta

  • Bappeda

  • BPKAD / Dinas Keuangan Daerah

  • Dinas Sosial & Pemberdayaan Perempuan

  • DPRD & Inspektorat

  • SKPD terkait perencanaan dan penyusunan anggaran

Jadwal & Lokasi Pelaksanaan

  • Periode: September – Desember 2025

  • Kota Penyelenggara: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali

  • Durasi: 2 Hari  +  studi kasus)

Biaya & Fasilitas

  • Biaya Investasi:

    • Rp5.000.000 (akomodasi)

    • Rp3.500.000 (non-akomodasi)

  • Fasilitas Peserta:

    • Modul & Materi Bimtek

    • Sertifikat Resmi

    • Seminar Kit Eksklusif

    • Konsumsi 3x sehari

    • Dokumentasi Lengkap.

 Segera daftarkan instansi Anda dan jadilah bagian dari pemerintah daerah yang mendorong pembangunan inklusif dan berkeadilan.

August 26, 2025 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

Bimtek Kepegawaian ASN 2026: Implementasi UU ASN, Manajemen PNS & PPPK Berbasis Kinerja dan Digital

Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepegawaian ASN 2026 merupakan program strategis pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan untuk mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN beserta seluruh regulasi turunannya yang mulai berdampak penuh pada kebijakan kepegawaian Tahun Anggaran 2026.

Memasuki tahun 2026, pemerintah menegaskan penguatan sistem merit, manajemen talenta ASN, penilaian kinerja berbasis digital, serta penataan kembali kebijakan PNS dan PPPK agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi hasil. Oleh karena itu, ASN dan OPD wajib memahami kebijakan terbaru agar tidak terjadi kesalahan implementasi yang berpotensi menimbulkan permasalahan hukum dan administratif.


🎯 Tujuan Bimtek Kepegawaian ASN 2026

Bimtek ini diselenggarakan dengan tujuan untuk:

  1. Memberikan pemahaman komprehensif atas UU ASN No. 20 Tahun 2023 dan regulasi teknis kepegawaian Tahun 2026.

  2. Meningkatkan kapasitas ASN dalam manajemen PNS dan PPPK, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga pengembangan karier.

  3. Membekali peserta dengan kemampuan teknis penyusunan dan evaluasi SKP berbasis digital performance management.

  4. Mendukung penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN secara objektif dan terukur.

  5. Mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui tata kelola kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.


📚 Materi Utama Bimtek Kepegawaian ASN 2026

Materi disusun secara praktis, aplikatif, dan berbasis regulasi terbaru, meliputi:

1️⃣ Kebijakan Nasional Kepegawaian ASN 2026

  • Substansi dan implikasi UU ASN No. 20 Tahun 2023

  • Arah kebijakan reformasi kepegawaian nasional Tahun 2026

2️⃣ Manajemen PNS & PPPK

  • Manajemen PNS berdasarkan PP No. 17 Tahun 2020 dan kebijakan terbaru

  • Pengelolaan PPPK: perencanaan formasi, pengangkatan, kontrak, dan evaluasi

3️⃣ Perencanaan Kebutuhan & Pengadaan ASN

  • Analisis jabatan (Anjab) & analisis beban kerja (ABK)

  • Penyesuaian kebutuhan ASN berbasis organisasi dan kinerja

4️⃣ Penyusunan & Penilaian SKP ASN

  • SKP berbasis kinerja dan hasil (outcome based)

  • Implementasi PermenPAN-RB terbaru tentang manajemen kinerja ASN

  • Integrasi SKP dengan sistem digital kepegawaian

5️⃣ Penilaian Kinerja, Disiplin & Penghargaan ASN

  • Mekanisme penilaian objektif dan berkeadilan

  • Penerapan disiplin ASN sesuai regulasi terbaru

6️⃣ Pengembangan Karier & Manajemen Talenta ASN

  • Sistem merit dan talent pool

  • Perencanaan karier ASN berbasis kompetensi

7️⃣ Reformasi Birokrasi & Digitalisasi Kepegawaian

  • Integrasi kepegawaian dengan sistem pemerintahan digital

  • Dukungan kepegawaian terhadap peningkatan kualitas layanan publik


⚖️ Dasar Hukum Pelaksanaan

Bimtek Kepegawaian ASN 2026 berpedoman pada:

  • UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara

  • PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS

  • PermenPAN-RB terbaru tentang Manajemen Kinerja & SKP ASN

  • Peraturan BKN terkait pengadaan, mutasi, promosi, dan pengembangan karier ASN

  • Kebijakan nasional reformasi birokrasi dan sistem merit ASN Tahun 2026


🎓 Manfaat Mengikuti Bimtek ASN 2026

Peserta akan memperoleh manfaat nyata, antara lain:

✅ Pemahaman utuh regulasi kepegawaian terbaru
✅ Kemampuan teknis implementasi SKP dan kinerja ASN
✅ Penguatan tata kelola kepegawaian yang patuh regulasi
✅ Peningkatan profesionalisme ASN dan kualitas layanan publik
✅ Pencegahan kesalahan kebijakan kepegawaian di instansi


🗓️ Skema Pelaksanaan

  • Metode: Tatap Muka (Hotel Berbintang) & Online (Hybrid)

  • Waktu: Diselenggarakan secara reguler sepanjang Tahun 2026

  • Peserta: BKD/BKPSDM, Bagian Organisasi, OPD, Pejabat Struktural, dan ASN terkait


📌 Informasi & Pendaftaran Resmi

LINKPEMDA – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605

📍 Terdaftar & berpengalaman sebagai penyelenggara Bimtek dan Diklat pemerintahan berbasis regulasi nasional.

August 25, 2025 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

Bimtek ASN 2026 – Pelatihan Pemerintah Daerah Terbaru, Update Regulasi ASN & Pemda, serta Solusi Regulasi Daerah 2026

Tahun 2026 menjadi fase lanjutan dan penguatan reformasi birokrasi nasional. Pemerintah daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut semakin adaptif, profesional, dan berbasis regulasi terbaru, seiring dengan dinamika kebijakan nasional, transformasi digital, serta meningkatnya tuntutan kualitas pelayanan publik.

Perubahan regulasi di bidang keuangan daerah, kepegawaian, pengadaan barang/jasa, perencanaan pembangunan, serta digitalisasi pemerintahan menuntut adanya pelatihan pemerintah daerah yang aktual, aplikatif, dan solutif.

Menjawab tantangan tersebut, LINKPEMDA hadir sebagai mitra strategis ASN dan Pemerintah Daerah melalui Program Bimtek ASN Tahun 2026 yang dirancang modern, interaktif, dan berorientasi pada implementasi nyata di OPD dan BLUD.


🎯 Fokus Program Bimtek ASN 2026

🔹 Update Regulasi ASN & Pemerintah Daerah

  • Pembahasan regulasi terbaru tahun 2026.

  • Penyesuaian kebijakan anggaran, kepegawaian, dan pelayanan publik.

  • Implikasi kebijakan nasional terhadap pelaksanaan di daerah.

🔹 Pelatihan Pemerintah Daerah Terbaru

  • Materi disusun berdasarkan kebutuhan aktual OPD, BLUD, dan Pemda.

  • Fokus pada perencanaan daerah, pengelolaan keuangan, dan digitalisasi birokrasi.

  • Pendekatan studi kasus dan praktik terbaik daerah.

🔹 Bimtek Modern LINKPEMDA

  • Metode pembelajaran tatap muka, daring, dan hybrid.

  • Tersedia e-modul, toolkit praktis, dan materi digital.

  • Pendampingan pasca-bimtek untuk mendukung implementasi.


📚 Tema Bimtek Tahun 2026 yang Dibuka

  • Bimtek SIPD & Pengelolaan Keuangan Daerah 2026

  • Bimtek Penyusunan RBA BLUD & Tata Kelola RSUD

  • Bimtek Penyusunan RKPD, Renja OPD, dan Perkada

  • Bimtek Reformasi Birokrasi & Manajemen ASN

  • Bimtek Implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2025 (SHSR)

  • Bimtek Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

  • Bimtek Tata Kelola Aset Daerah & Optimalisasi PAD


🌟 Keunggulan LINKPEMDA

✔ Materi selalu diperbarui sesuai regulasi terbaru (2026)
✔ Narasumber dari Kementerian/Lembaga terkait & praktisi nasional
Sertifikat resmi dilengkapi QR Code verifikasi online
Modul dan toolkit digital siap diterapkan di unit kerja
Pendampingan pasca-bimtek melalui WA Group & konsultasi online
✔ Jaringan peserta ASN dan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia


📞 Informasi & Pendaftaran

Untuk mengikuti Bimtek ASN 2026 dan Pelatihan Pemerintah Daerah Terbaru, silakan hubungi:

🌐 Website: www.linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605 (Bapak Andi Hasan Lamba)
📧 Email: info@linkpemda.com
🏢 Kantor: Bekasi, Jawa Barat

August 25, 2025 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

LINKPEMDA Resmi: Website Legalitas Pelatihan Pemerintahan Terpercaya dengan Fitur Cek Sertifikat Online

Bekasi, Agustus 2025 – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA) kini semakin memperkuat legalitas dan profesionalismenya dengan menghadirkan fitur Cek Sertifikat Online melalui website resmi www.linkpemda.com.

Fitur ini memberikan kemudahan bagi seluruh peserta Bimtek, Diklat, maupun Pelatihan Pemerintahan untuk memastikan keaslian dan validitas sertifikat yang diterbitkan oleh LINKPEMDA.

✅ Manfaat Fitur Cek Sertifikat Online LINKPEMDA

  1. Transparansi – Setiap peserta dapat langsung mengecek sertifikat dengan nomor registrasi unik.

  2. Legalitas Terjamin – Sertifikat dikeluarkan secara resmi 

  3. Kemudahan Akses – Cukup masukkan kode sertifikat pada kolom pencarian di website.

  4. Meningkatkan Kredibilitas ASN & Instansi – Sertifikat valid dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi, kenaikan pangkat, hingga akreditasi kinerja instansi.

🎯 Komitmen LINKPEMDA

Sebagai lembaga resmi yang berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, LINKPEMDA terus menghadirkan inovasi layanan pelatihan. Mulai dari pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang/jasa, manajemen ASN, hingga transformasi digital pemerintahan.

Hadirnya fitur Cek Sertifikat Online ini menjadi bukti nyata komitmen LINKPEMDA untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi.

📢 Akses Sekarang

Seluruh peserta pelatihan dapat memanfaatkan layanan ini melalui website resmi:
🌐 www.linkpemda.com
📩 Email: info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605 (Bapak Andi Hasan Lamba)

August 23, 2025 / Artikel Selengkapnya...

Tingkatkan Skill Anda Bersama LINKPEMDA