Yogyakarta, 18–19 September 2025 – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA) bekerja sama dengan Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru – BPD Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pajak Daerah. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Prime Malioboro, Yogyakarta, pada tanggal 18–19 September 2025.
Tujuan Kegiatan
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola dan menggali potensi pajak daerah agar lebih optimal. Pajak daerah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang perlu dikelola dengan strategi yang tepat, inovatif, dan sesuai regulasi terbaru.
Materi yang Disampaikan
Para narasumber dari bidang perpajakan daerah memberikan materi penting, di antaranya:
Kebijakan terbaru terkait pajak daerah.
Strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah.
Pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak.
Best practice pengelolaan pajak daerah di beberapa daerah maju.
Tantangan dan solusi dalam optimalisasi PAD melalui sektor pajak.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif serta studi kasus, sehingga peserta dapat mengaitkan teori dengan praktik lapangan.
Antusiasme Peserta
Peserta yang terdiri dari pejabat dan staf UPPD Banjarbaru mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Mereka aktif dalam sesi tanya jawab untuk menggali strategi penerapan pajak daerah yang lebih efektif di wilayahnya.
Manfaat yang Diharapkan
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:
Meningkatkan pemahaman atas regulasi dan kebijakan pajak daerah terbaru.
Menyusun strategi intensifikasi pajak yang lebih terarah.
Memanfaatkan teknologi dalam pemungutan pajak untuk menekan kebocoran PAD.
Mendukung peningkatan pendapatan daerah secara transparan dan akuntabel.
Penutup
Dengan terselenggaranya Bimtek Optimalisasi Pajak Daerah ini, LINKPEMDA menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal dan tata kelola keuangan daerah yang profesional.
Yogyakarta, 18–19 September 2025 – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA) bekerja sama dengan Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru – BPD Provinsi Kalimantan Selatan sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA). Acara ini bertempat di Hotel Prime Malioboro, Yogyakarta dan berlangsung selama dua hari.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada aparatur UPPD Banjarbaru mengenai penyusunan RKA yang sesuai dengan regulasi terbaru serta mendukung peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah. LINKPEMDA sebagai lembaga pelatihan di bawah binaan Kemendagri berkomitmen menghadirkan kegiatan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan daerah.
Materi yang Disampaikan
Dalam kegiatan ini, narasumber ahli memberikan materi yang komprehensif, antara lain:
Prinsip dasar penyusunan RKA sesuai regulasi terkini.
Integrasi RKA dengan dokumen perencanaan daerah (RKPD dan Renja OPD).
Strategi penyusunan anggaran berbasis kinerja.
Pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD-RI) dalam penganggaran.
Studi kasus dan praktik penyusunan RKA yang efektif.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif dan latihan penyusunan dokumen, sehingga materi yang disampaikan dapat langsung dipraktikkan.
Antusiasme Peserta
Peserta yang berasal dari jajaran pejabat dan staf UPPD Banjarbaru tampak antusias mengikuti setiap sesi. Banyak pertanyaan kritis dan pengalaman lapangan yang dibagikan sehingga suasana diskusi menjadi hidup dan konstruktif.
Hasil dan Manfaat
Melalui pelaksanaan bimtek ini, diharapkan aparatur UPPD Banjarbaru mampu:
Menyusun dokumen RKA yang lebih terarah, sistematis, dan sesuai aturan.
Memahami integrasi perencanaan dan penganggaran untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Penutup
Kegiatan Bimtek Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang difasilitasi oleh LINKPEMDA ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM aparatur pemerintah daerah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UPPD Banjarbaru BPD Provinsi Kalimantan Selatan dapat semakin optimal dalam melaksanakan tugas pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.
Dinas PUPR Kabupaten Kapuas – Bandung, 18–19 September 2025
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Keuangan Daerah melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD-RI) pada tanggal 18–19 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Serela Cihampelas, Bandung, dengan diikuti oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta staf pengelola keuangan di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Kapuas.
Tujuan Kegiatan
Bimtek ini bertujuan untuk:
Meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah.
Memberikan pemahaman mengenai regulasi terbaru terkait SIPD-RI.
Melatih peserta dalam praktik langsung penggunaan SIPD-RI untuk pencatatan dan pelaporan keuangan daerah.
Materi yang Disampaikan
Selama dua hari kegiatan, peserta mendapatkan materi dan pendampingan teknis yang meliputi:
Kebijakan terbaru penatausahaan keuangan daerah.
Pengenalan aplikasi dan fitur SIPD-RI.
Prosedur pencatatan, pelaporan, dan penginputan data keuangan.
Studi kasus serta simulasi praktik langsung.
Hasil dan Harapan
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat:
Memahami proses penatausahaan keuangan berbasis SIPD-RI.
Mengoperasikan aplikasi SIPD-RI secara efektif.
Mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi nasional.
Kegiatan Bimtek ini berjalan dengan baik dan lancar. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi internal aparatur Dinas PUPR Kabupaten Kapuas dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih tertib administrasi dan berbasis teknologi.
Bimtek & Diklat Penyusunan Anjab ABK: Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja ASN Terbaru 
Pengelolaan SDM aparatur yang profesional membutuhkan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) sebagai dasar perencanaan kebutuhan pegawai. Dengan regulasi terbaru dari KemenPAN-RB, pemerintah daerah wajib memiliki dokumen Anjab dan ABK untuk mendukung penataan organisasi serta manajemen ASN.
Tujuan
Memberikan pemahaman teknis penyusunan Anjab dan ABK.
Meningkatkan kapasitas ASN dalam perencanaan kebutuhan pegawai.
Mendukung reformasi birokrasi melalui penataan SDM berbasis data.
Materi
Konsep dasar Anjab dan ABK.
Metode penyusunan dan perhitungan beban kerja.
Praktik penyusunan Anjab & ABK sesuai format resmi.
Sasaran Peserta
BKD/BKPSDM, Bagian Organisasi, serta pejabat pengelola kepegawaian.
Manfaat
Dokumen Anjab & ABK yang akurat sebagai dasar kebijakan manajemen ASN.
Pelatihan Pengelolaan Hibah/Bansos OPD dan Desa: Regulasi, Risiko, dan Studi Kasus 
Pengelolaan hibah dan bansos rawan penyimpangan, sehingga penting dipahami secara komprehensif sesuai aturan terbaru.
Materi Pembahasan
Mekanisme perencanaan, penyaluran, dan pertanggungjawaban hibah/bansos
Pengawasan hibah/bansos berbasis risiko
Strategi pencegahan penyalahgunaan anggaran
Studi kasus hibah dan bansos bermasalah
Regulasi Terbaru
PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
Permendagri No. 99 Tahun 2019 tentang Mekanisme Pemberian Hibah dan Bansos
Permendagri terbaru Tahun 2024/2025 tentang belanja hibah dan bansos
Sasaran Peserta
BPKAD, OPD pengelola hibah/bansos, aparatur desa/kelurahan penerima, Inspektorat, DPRD bidang sosial/anggaran