Penguatan Pengendalian Program Berbasis Kinerja, Data, dan Akuntabilitas
Monitoring dan evaluasi (Monev) merupakan instrumen strategis dalam memastikan pelaksanaan program dan kegiatan OPD berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Melalui sistem Monev yang efektif, pemerintah daerah dapat mengendalikan capaian kinerja, penggunaan anggaran, serta kualitas output dan outcome pembangunan secara berkelanjutan.
Namun dalam praktiknya, masih banyak OPD yang melaksanakan monitoring dan evaluasi secara manual, parsial, dan belum terintegrasi dengan data kinerja. Pelaporan cenderung bersifat administratif, belum berbasis indikator kinerja yang terukur, serta kurang dimanfaatkan sebagai alat pengambilan keputusan. Kondisi ini berdampak pada lemahnya pengendalian program, rendahnya kualitas evaluasi kinerja, dan meningkatnya risiko temuan pemeriksaan.
Memasuki era digital pemerintahan dan penguatan SAKIP serta Reformasi Birokrasi, sistem monitoring dan evaluasi program daerah dituntut untuk bertransformasi ke arah digital, terintegrasi, dan berbasis kinerja, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja OPD secara nyata.
Peran Strategis Sistem Monitoring Evaluasi Digital dalam Kinerja OPD
Sistem monitoring dan evaluasi program daerah berfungsi sebagai:
Alat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan OPD
Instrumen pengukuran capaian kinerja output dan outcome
Dasar evaluasi efektivitas dan efisiensi anggaran
Pendukung pengambilan keputusan pimpinan daerah
Fondasi peningkatan nilai SAKIP dan Reformasi Birokrasi
Sistem Monev digital yang terintegrasi akan membantu OPD bekerja lebih terukur, transparan, dan responsif terhadap capaian kinerja.
Permasalahan Umum Monitoring Evaluasi Program Daerah
Beberapa permasalahan yang masih sering dihadapi pemerintah daerah antara lain:
Monitoring dan evaluasi masih bersifat manual dan tidak terintegrasi
Indikator kinerja program belum terukur dan konsisten
Data pelaksanaan program tersebar di masing-masing OPD
Laporan Monev belum dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan
Keterbatasan pemahaman ASN terhadap Monev berbasis kinerja dan digital
Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini dapat menghambat peningkatan kinerja OPD dan kualitas akuntabilitas pemerintah daerah.
Dampak terhadap Kinerja dan Akuntabilitas Pemerintah Daerah
Monitoring dan evaluasi yang belum optimal dapat menimbulkan dampak sebagai berikut:
Capaian kinerja OPD tidak terukur secara akurat
Program dan kegiatan sulit dikendalikan secara efektif
Lemahnya keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
Penurunan kualitas laporan kinerja dan evaluasi SAKIP
Meningkatnya risiko temuan pemeriksaan dan koreksi laporan
Oleh karena itu, penguatan sistem Monev berbasis digital menjadi kebutuhan strategis pemerintah daerah.
Solusi Strategis: Bimbingan Teknis Sistem Monitoring Evaluasi Program Daerah Digital
Sebagai upaya mendukung peningkatan kinerja dan akuntabilitas OPD,
LINKPEMDA (Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah) menyelenggarakan:
BIMBINGAN TEKNIS
OPTIMALISASI KINERJA OPD MELALUI SISTEM MONITORING EVALUASI PROGRAM DAERAH DIGITAL
Penguatan Pengendalian Program Berbasis Kinerja dan Data
Tujuan Kegiatan
Bimtek ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman ASN tentang konsep Monev program daerah berbasis kinerja
Membekali peserta dengan pemahaman sistem monitoring dan evaluasi digital
Mendorong integrasi data program, anggaran, dan kinerja OPD
Memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan
Mendukung peningkatan kualitas SAKIP dan Reformasi Birokrasi
Materi Bimtek
Kebijakan Nasional dan Arah Penguatan Monitoring Evaluasi Program Daerah
Konsep Monitoring dan Evaluasi Program Berbasis Kinerja
Sistem Monev Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah
Penyusunan Indikator Kinerja Program, Output, dan Outcome
Integrasi Monev dengan Perencanaan dan Penganggaran
Pemanfaatan Data Monev untuk Pengambilan Keputusan
Kesalahan Umum Monitoring Evaluasi Program Daerah
Studi Kasus dan Praktik Baik Penerapan Monev Digital
Sasaran Peserta
Bappeda/Bapperida
Inspektorat Daerah
Kepala OPD dan Sekretaris OPD
Pejabat Perencana dan Pengendali Program
Tim SAKIP dan Reformasi Birokrasi
ASN yang menangani monitoring dan evaluasi
Narasumber
Pejabat kementerian terkait, praktisi tata kelola pemerintahan daerah, serta narasumber profesional yang berpengalaman dalam sistem monitoring evaluasi, SAKIP, dan transformasi digital pemerintahan.
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com