Pelaporan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan merupakan tolok ukur utama kinerja pemerintahan daerah. Memasuki Tahun 2026, ASN dituntut memahami prinsip akuntansi berbasis akrual, rekonsiliasi transaksi keuangan, dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar.
Namun dalam praktiknya, banyak SKPD masih menghadapi kesulitan dalam menyusun laporan keuangan yang tepat, lengkap, dan sesuai regulasi. Data transaksi belum sepenuhnya terintegrasi, penyesuaian jurnal sering terlambat, dan laporan belum menggambarkan kinerja keuangan secara utuh.
Akibatnya, evaluasi kinerja keuangan menjadi kurang akurat, akuntabilitas dipertanyakan, dan kontribusi SKPD terhadap pengelolaan keuangan daerah sulit dibuktikan secara objektif.
Tantangan Nyata SKPD dalam Laporan Keuangan 2026
Transaksi keuangan belum dicatat berbasis akrual secara konsisten
Rekonsiliasi kas dan aset daerah belum rutin dilakukan
Laporan keuangan belum terintegrasi dengan SAKIP dan SIPD
Kesalahan umum dalam pencatatan dan penyesuaian jurnal masih tinggi
Evaluasi kinerja keuangan dilakukan mendadak tanpa persiapan sistematis
Mengapa Laporan Keuangan Daerah 2026 Semakin Krusial?
Kebijakan nasional menekankan laporan keuangan berbasis akrual dan transparansi
Evaluasi kinerja daerah menuntut kesesuaian antara laporan keuangan, realisasi anggaran, dan capaian kinerja
Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah semakin diperketat
Kinerja SKPD berpengaruh langsung terhadap nilai SAKIP dan kepercayaan publik
Strategi Kunci SKPD dalam Penyusunan Laporan Keuangan 2026
Penerapan akuntansi berbasis akrual untuk seluruh transaksi keuangan
Rekonsiliasi dan penyesuaian buku secara rutin dan akurat
Penyusunan Laporan Keuangan Daerah yang sesuai standar dan terintegrasi
Penguatan keterkaitan antara kinerja organisasi dan pengelolaan keuangan
Pemanfaatan sistem informasi keuangan daerah (SIPD/SIKD) secara maksimal
Persiapan evaluasi keuangan dan laporan akuntabel secara sistematis
Penawaran Bimbingan Teknis Nasional
Judul Kegiatan
Bimbingan Teknis Nasional
“Penyusunan dan Analisis Laporan Keuangan Daerah Berbasis Akrual Tahun 2026”
Tujuan Kegiatan
Bimtek ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman ASN terhadap regulasi dan prinsip akuntansi berbasis akrual
Memperkuat kemampuan SKPD dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel
Mengurangi kesalahan umum dalam pencatatan, penyesuaian, dan rekonsiliasi
Mendukung akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pengelolaan keuangan
Materi Bimbingan Teknis
Kebijakan & Regulasi Akuntansi Pemerintahan Daerah 2026
Konsep dan Prinsip Akuntansi Berbasis Akrual
Penatausahaan Transaksi Keuangan dan Pencatatan Jurnal
Rekonsiliasi Kas, Aset, dan Penyesuaian Akuntansi
Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Berbasis Akrual
Kesalahan Umum dan Pencegahan
Studi Kasus Laporan Keuangan SKPD
Sasaran Peserta
Kepala SKPD dan Sekretaris
Bendahara dan staff keuangan OPD
Tim perencana dan pengelola anggaran
Tim pengelola laporan keuangan dan SAKIP
Metode Pelaksanaan
Pemaparan kebijakan dan regulasi
Diskusi masalah nyata SKPD
Studi kasus dan simulasi penyusunan laporan
Praktik penyusunan indikator dan rekonsiliasi keuangan
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com