Diselenggarakan oleh LINKPEMDA | 6 Desember 2025 | H! Hotel Senen, Jakarta
Jakarta — 6 Desember 2025. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penutupan Tahun Anggaran, Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), dan Penyelarasan Dokumen RENSTRA dengan Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang difasilitasi oleh Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA).
Kegiatan Rencana akan berlangsung selama dua hari di H! Hotel Senen, Jakarta, diikuti oleh pejabat struktural, staf perencanaan, staf operator keuangan, serta tim pengelola program Diskominfo Kota Samarinda.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Pelatihan ini dirancang untuk:
Memperkuat kemampuan aparatur dalam penyusunan laporan keuangan akhir tahun.
Menjamin proses penutupan tahun anggaran berjalan tertib, akurat, dan sesuai regulasi.
Menyelaraskan dokumen perencanaan (RENSTRA) dengan indikator kinerja OPD.
Mendorong peningkatan akuntabilitas dan kualitas laporan keuangan guna mendukung pencapaian opini WTP.
Rangkaian Kegiatan dan Pembahasan Materi
1. Proses Penutupan Tahun Anggaran 2025
Sesi awal membahas langkah teknis dan administratif dalam penutupan Tahun Anggaran, termasuk:
Tahapan rekonsiliasi internal (keuangan–aset–perencanaan).
Penyesuaian belanja dan pendapatan yang belum terdata.
Proses verifikasi SPJ, GU/TU, dan pertanggungjawaban akhir tahun.
Penyusunan jurnal penyesuaian akhir tahun.
Mekanisme cut-off data pada aplikasi keuangan daerah.
Peserta diberikan contoh checklist penutupan tahun anggaran yang dapat diterapkan di masing-masing bidang untuk memastikan tidak ada data yang tertinggal pada akhir tahun.
2. Penyusunan LKPD Berbasis SAP dan Ketentuan Terbaru
Materi inti diarahkan pada penyusunan LKPD yang mengacu pada:
Permendagri terbaru terkait pelaporan keuangan daerah
Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual
Mekanisme penyajian laporan:
Neraca
Laporan Operasional
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan Perubahan Ekuitas
Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)
Peserta juga mempelajari teknik penyusunan dan penyelarasan CaLK untuk menggambarkan kinerja dan posisi keuangan secara komprehensif.
Pembahasan dilanjutkan pada:
Penyamaan data antara SIMDA/SIPD dengan laporan manual.
Konsolidasi laporan antarbidang.
Teknik pemetaan akun belanja yang sering menjadi temuan BPK.
Pengendalian internal (SPI) dalam proses penyusunan LKPD.
3. Rekonsiliasi Aset dan Penatausahaan BMD
Mengacu pada banyak temuan audit, narasumber memberikan fokus pembahasan pada:
Penyelarasan data aset tetap dan persediaan.
Pencatatan mutasi barang, penghapusan, serta pengadaan tahun berjalan.
Penggunaan Kodefikasi BMD sesuai Permendagri 108/2016.
Cara mempercepat proses inventarisasi menjelang akhir tahun.
Peserta mendapat simulasi penggunaan form rekonsiliasi aset untuk meminimalkan selisih data antara bidang teknis dan pengelola keuangan.
4. Penyelarasan Dokumen RENSTRA dengan Kinerja OPD
Bagian ini menjadi diskusi paling intens karena berhubungan langsung dengan kinerja dan pencapaian target Diskominfo. Materi mencakup:
Prinsip penyusunan dan penyesuaian RENSTRA perangkat daerah.
Penyelarasan indikator outcome dan output dengan program unggulan daerah.
Penyusunan logical framework untuk memastikan program sesuai mandat fungsi OPD.
Integrasi dokumen perencanaan dengan dokumen penganggaran (RKPD – KUA/PPAS – APBD).
Penyusunan kinerja tahunan berbasis indikator SMART.
Narasumber memberikan contoh penyelarasan indikator Diskominfo khusus di bidang:
Transformasi digital daerah
Pengelolaan data dan informasi publik
Infrastruktur TIK
Penguatan layanan publik berbasis elektronik (SPBE)
5. Isu Strategis dan Best Practice Menghadapi Pemeriksaan BPK
Materi tambahan diberikan terkait:
Jenis temuan yang paling sering terjadi pada OPD teknis seperti Diskominfo.
Upaya pencegahan kesalahan pencatatan belanja TIK, langganan internet, pengadaan server, dan jasa layanan digital.
Strategi mempertahankan Opini WTP melalui konsistensi data dan kepatuhan regulasi.
Diskusi Interaktif & Studi Kasus
Selama kegiatan, peserta aktif melakukan diskusi kelompok dan studi kasus seperti:
Simulasi penyesuaian belanja akhir tahun.
Penyusunan draft CaLK bidang Diskominfo.
Review RENSTRA Diskominfo berdasarkan capaian tahun 2025.
Pendekatan ini membuat peserta lebih memahami penerapan nyata bukan hanya teori.
Dokumentasi dan Hasil Kegiatan
Di akhir kegiatan:
Peserta menerima Sertifikat Pelatihan dari LINKPEMDA.
Mendapatkan modul lengkap untuk implementasi di OPD.
Menerima rekomendasi langkah perbaikan yang dapat langsung diterapkan.
Mendapatkan akses pendampingan pascapelatihan bila diperlukan.
LINKPEMDA menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan komitmen Diskominfo Kota Samarinda yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguatan tata kelola keuangan dan perencanaan tahun 2025.
Penutup
Melalui bimtek ini, Diskominfo Kota Samarinda semakin siap menghadapi proses penutupan Tahun Anggaran 2025, penyusunan LKPD, dan penyesuaian dokumen perencanaan. LINKPEMDA berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kemampuan aparatur melalui pelatihan yang relevan, terstruktur, dan sesuai kebutuhan perangkat daerah.