Soft skill merupakan keterampilan non-teknis yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial di era global. Dalam konteks pendidikan, guru memiliki peran strategis dalam mengembangkan soft skill peserta didik melalui strategi pembelajaran yang tepat. Perkembangan zaman menuntut lulusan pendidikan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang tinggi, tetapi juga dibekali dengan keterampilan sosial dan emosional, yang dikenal dengan istilah soft skill. Berdasarkan laporan World Economic Forum (2020), keterampilan seperti komunikasi, kolaborasi, empati, dan kepemimpinan semakin menempati posisi penting dalam dunia kerja.
Namun, masih banyak peserta didik yang belum terfasilitasi secara optimal dalam mengembangkan kemampuan tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya upaya sistematis dari pendidik untuk menjadikan pembelajaran sebagai ruang tumbuh bagi penguatan soft skill, khususnya melalui pendekatan komunikasi kolaboratif. Pelatihan bagi guru menjadi krusial agar mereka mampu merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada penguatan keterampilan hidup.
Konsep Komunikasi Kolaboratif sebagai Soft Skill Utama
Soft skill ini sangat diperlukan dalam berbagai konteks, baik akademik, sosial, maupun profesional. Oleh karena itu, pendidik perlu menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendorong terjadinya komunikasi kolaboratif, misalnya melalui diskusi kelompok, proyek kolaboratif, debat, hingga pembelajaran berbasis masalah (problem based learning).
Pentingnya Pelatihan bagi Pendidik
Mengikuti pelatihan tentang penguatan soft skill melalui komunikasi kolaboratif memiliki urgensi tinggi, karena:
Sehubungan dengan hal tersebut, kami dari Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA), Selaku penyelenggara kegiatan serta dukungan narasumber yang berkompeten dibidangnya, Mengundang Bapak/Ibu untuk mengikuti kegiatan bimtek nasional dengan Tema tersebut, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
HP & WHATSAPP
0813 -1083- 1094
(Noto)
(Andi)
WEBSITE
May 26, 2025 / Materi
Dalam era transformasi digital, dunia pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pembelajaran. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Project Based Learning (PjBL) yang mengutamakan kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Ketika dikombinasikan dengan media digital, PjBL menjadi strategi pembelajaran yang tidak hanya efektif dalam meningkatkan kompetensi abad 21, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pendidik mengikuti pelatihan penerapan PjBL berbasis media digital, sebagai upaya peningkatan profesionalisme guru dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Kemajuan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pembelajaran yang sebelumnya bersifat konvensional dan terpusat pada guru, kini dituntut menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah. Dalam konteks ini, pendekatan Project Based Learning (PjBL) hadir sebagai model pembelajaran yang mampu menjawab tantangan abad 21. Untuk memperkuat efektivitasnya, pemanfaatan media digital menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pendidik yang belum memahami secara utuh implementasi PjBL, apalagi mengintegrasikannya dengan media digital. Oleh karena itu, pelatihan atau bimbingan teknis menjadi media strategis untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan dunia peserta didik saat ini.
PjBL merupakan pendekatan yang mendorong peserta didik untuk belajar melalui proyek yang nyata dan bermakna. Model ini tidak hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian. Media digital, seperti aplikasi pengolah gambar, video editor, platform kolaborasi daring, dan Learning Management System (LMS), memperkaya proses pembelajaran. Dengan integrasi keduanya, siswa dapat menciptakan produk digital yang menggambarkan hasil belajarnya, seperti video kampanye, infografis, atau e-portfolio. Hal ini memberikan ruang lebih luas untuk kreativitas dan ekspresi diri siswa.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami dari Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA), Selaku penyelenggara kegiatan serta dukungan narasumber yang berkompeten dibidangnya, Mengundang Bapak/Ibu untuk mengikuti kegiatan bimtek nasional dengan Tema tersebut, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
HP & WHATSAPP
0812 -1083- 1094
(Noto)
(Andi)
WEBSITE
May 26, 2025 / Materi
Perubahan sistem manajemen kinerja ASN menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi nasional yang mengarah pada birokrasi yang dinamis, profesional, dan berbasis hasil. Penyusunan dan penilaian kinerja pegawai saat ini tidak lagi berfokus pada proses administratif semata, tetapi mengedepankan keterkaitan antara tujuan individu, unit kerja, dan organisasi secara keseluruhan.
Pemerintah telah menetapkan kebijakan terbaru melalui PermenPANRB No. 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN, yang mengubah pendekatan manajemen kinerja menjadi lebih adaptif, fleksibel, serta berorientasi pada hasil (output dan outcome). Kebijakan ini akan diterapkan secara menyeluruh pada tahun 2025, sehingga seluruh ASN dan pengelola kepegawaian perlu dipersiapkan untuk memahami dan mengimplementasikannya secara tepat.
Oleh karena itu, diperlukan kegiatan bimbingan teknis untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang terintegrasi dengan kinerja instansi, serta melakukan penilaian kinerja berbasis hasil secara objektif dan terukur.
DASAR HUKUM
- Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
- PP No. 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil
- PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (sebagaimana telah diubah dengan PP No. 17 Tahun 2020)
- Peraturan Menteri PAN-RB No. 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN
- Surat Edaran Kepala BKN dan kebijakan teknis lainnya terkait implementasi SKP dan e-Kinerja
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para ASN, khususnya pejabat pengelola kepegawaian dan pejabat penilai kinerja, dalam menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis SKP terbaru tahun 2025.
Tujuan
- Meningkatkan pemahaman terhadap regulasi terbaru tentang manajemen kinerja ASN.
- Meningkatkan kemampuan dalam menyusun SKP yang selaras dengan tujuan organisasi.
- Meningkatkan kualitas penilaian kinerja berbasis hasil.
- Mendorong integrasi sistem e-Kinerja dengan proses manajemen kinerja ASN.
MATERI BIMTEK
- Kebijakan Nasional Terkait Pengelolaan Kinerja ASN
- Konsep dan Prinsip SKP 2025: Orientasi Hasil, Integrasi Kinerja Individu & Organisasi
- Teknis Penyusunan SKP Tahun 2025: Perencanaan, Reviu, dan Penetapan
- Penilaian Kinerja ASN: Pemantauan dan Umpan Balik Kinerja Berkelanjutan
- Penggunaan Aplikasi e-Kinerja dalam Mendukung SKP 2025
- Studi Kasus dan Simulasi Penyusunan SKP & Penilaian Kinerja ASN
HASIL YANG DIHARAPKAN
- Peserta memahami regulasi dan kebijakan pengelolaan kinerja ASN.
- Peserta mampu menyusun SKP Tahun 2025 sesuai format dan ketentuan terbaru.
- Peserta mampu melakukan penilaian kinerja berbasis hasil dan objektif.
- Peserta mampu mengoperasikan e-Kinerja sebagai alat pendukung manajemen kinerja.
METODE PELAKSANAAN
Jenis Kegiatan: Bimbingan Teknis (Tatap Muka / Hybrid / Daring)
Metode: Pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi
Durasi: 2 hari
Peserta: ASN pengelola kepegawaian, pejabat penilai, dan pejabat fungsional umum/tertentu
NARASUMBER
Narasumber berasal dari:
- Kementerian PAN-RB
- Badan Kepegawaian Negara (BKN)
- Lembaga Administrasi Negara (LAN)
- Praktisi dan konsultan SDM ASN
WAKTU DAN TEMPAT
Waktu Pelaksanaan: Disesuaikan dengan kebutuhan instansi peserta
Tempat: Hotel berbintang di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, atau sesuai permintaan instansi
PENUTUP
Dengan mengikuti kegiatan ini, instansi diharapkan dapat mengoptimalkan implementasi kebijakan manajemen kinerja ASN berbasis SKP terbaru tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis menuju tata kelola kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.
Atas perhatian dan kerja sama dari instansi Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
May 19, 2025 / Materi
Meningkatkan Kompetensi, Memperkuat Tata Kelola, Mengelola Risiko, dan Membangun Perusahaan yang Adaptif di Era Digital dan AI
Perubahan teknologi, regulasi, pola bisnis, tuntutan pelanggan, serta meningkatnya risiko keamanan digital membuat perusahaan harus terus melakukan transformasi organisasi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Memasuki tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang, perusahaan tidak cukup hanya meningkatkan produktivitas. Perusahaan juga perlu mampu mengelola digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), keamanan siber, perlindungan data, perpajakan digital, tata kelola, manajemen risiko, keberlanjutan, inovasi, serta perubahan kebutuhan tenaga kerja.
LINKPEMDA menghadirkan rangkaian Pelatihan dan Diklat Nasional Perusahaan 2026 yang dapat diselenggarakan secara in-house maupun publik, dengan materi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, sektor usaha, jabatan peserta, serta perkembangan regulasi.
TUJUAN PELATIHAN
Pelatihan dirancang untuk:
Meningkatkan kompetensi manajemen dan SDM perusahaan dalam menghadapi perubahan bisnis dan teknologi.
Mendorong transformasi digital dan pemanfaatan teknologi secara efektif.
Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menerapkan tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko.
Memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi ancaman keamanan siber dan risiko kebocoran data.
Meningkatkan kemampuan perusahaan memanfaatkan AI dan data secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.
Memperkuat pengelolaan keuangan, perpajakan, SDM, operasional, dan pengendalian internal.
Mendorong inovasi produk, layanan, dan model bisnis.
Mempersiapkan perusahaan menghadapi tuntutan keberlanjutan dan ekonomi hijau.
Membangun kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berbasis data.
Meningkatkan daya saing dan keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi.
PILIHAN MATERI PELATIHAN PERUSAHAAN 2026
1. Transformasi Digital dan Integrasi Sistem ERP
Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengintegrasikan proses bisnis, keuangan, SDM, operasional, persediaan, penjualan, dan pengambilan keputusan melalui sistem digital.
Materi meliputi:
Digital transformation strategy
Business process digitalization
Integrasi ERP
Digitalisasi finance, accounting, HR dan operational
Integrasi data antarunit
Dashboard manajemen
Real-time reporting
Business intelligence
Evaluasi keberhasilan transformasi digital
2. Artificial Intelligence (AI) untuk Bisnis dan Produktivitas Perusahaan
Pemanfaatan AI semakin menjadi bagian penting dalam proses bisnis. Pelatihan ini membantu perusahaan memahami penggunaan AI secara produktif sekaligus memperhatikan aspek risiko, keamanan, etika, dan tata kelola.
Materi meliputi:
AI untuk kebutuhan bisnis
Generative AI untuk produktivitas
AI untuk analisis data
AI untuk marketing dan customer service
AI untuk HR dan recruitment
AI untuk finance dan reporting
Prompt engineering untuk pekerjaan profesional
AI automation
Risiko penggunaan AI
Responsible AI dan AI Governance
Perlindungan data dalam penggunaan AI
Pemerintah Indonesia saat ini sedang membangun kerangka Peta Jalan AI 2026–2029 dan Etika AI, sehingga kompetensi AI Governance dan Responsible AI menjadi semakin relevan bagi organisasi.
3. Tata Kelola Perusahaan (GCG) dan Kepatuhan Regulasi
Membangun tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan berintegritas.
Materi meliputi:
Prinsip Good Corporate Governance
Struktur dan mekanisme tata kelola
Peran Direksi dan Komisaris
Compliance management
Regulatory compliance
Code of conduct
Conflict of interest
Whistleblowing system
Pengendalian internal
Corporate integrity
4. Cybersecurity, Data Protection dan Manajemen Risiko Digital
Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melindungi sistem, jaringan, informasi, dan data dari ancaman siber.
Materi meliputi:
Cybersecurity awareness
Cyber risk management
Data security
Identity & access management
Phishing dan social engineering
Ransomware awareness
Incident response
Business continuity
Backup dan disaster recovery
Security policy perusahaan
Perlindungan data pribadi
UU Nomor 27 Tahun 2022 mengatur antara lain hak subjek data pribadi, pemrosesan data, kewajiban pengendali dan prosesor data, transfer data, serta sanksi administratif dan ketentuan pidana.
5. Pelindungan Data Pribadi (PDP) dan Data Governance Perusahaan
Membantu perusahaan membangun tata kelola data yang lebih aman dan bertanggung jawab.
Materi meliputi:
Prinsip pelindungan data pribadi
Data mapping
Data classification
Data inventory
Data processing
Hak subjek data
Pengendali dan prosesor data
Kebijakan internal PDP
Data breach response
Vendor dan third-party data risk
Privacy governance
6. Perpajakan Perusahaan dan Transformasi Administrasi Perpajakan
Materi perpajakan perusahaan disesuaikan dengan perkembangan sistem administrasi perpajakan dan ketentuan terbaru.
Materi meliputi:
Update regulasi perpajakan
UU HPP dan perkembangan kebijakan perpajakan
Coretax DJP
PPN
PPh Badan
PPh 21, 22, 23, 25, 26 dan 29
Faktur pajak
e-Bupot
SPT dan administrasi perpajakan
Tax compliance
Tax risk management
Rekonsiliasi data keuangan dan pajak
Coretax mengintegrasikan proses administrasi perpajakan mulai dari registrasi, pelaporan SPT, pembayaran, hingga proses pemeriksaan dan penagihan.
7. Anti-Fraud, Internal Control dan Manajemen Risiko Korporasi
Membangun sistem pencegahan dan deteksi fraud sekaligus memperkuat pengendalian internal.
Materi meliputi:
Fraud risk assessment
Fraud prevention
Fraud detection
Fraud response
Internal control
Risk & control matrix
Internal audit
Whistleblowing system
Investigasi internal
Anti-bribery dan anti-corruption
Corporate risk management
8. Enterprise Risk Management (ERM) dan Business Continuity Management
Mempersiapkan perusahaan menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu operasional dan keberlangsungan bisnis.
Materi meliputi:
Enterprise Risk Management
Risk identification
Risk assessment
Risk register
Risk appetite
Key Risk Indicator
Business Impact Analysis
Business Continuity Plan
Crisis management
Disaster recovery
Operational resilience
9. ESG, Sustainability dan Sustainability Reporting
Membantu perusahaan mengintegrasikan aspek Environmental, Social dan Governance ke dalam strategi dan operasional bisnis.
Materi meliputi:
Konsep ESG
ESG strategy
Environmental management
Social responsibility
Governance
ESG risk
Sustainability KPI
Sustainability reporting
Stakeholder engagement
Climate-related risk
Green business
Untuk LJK, Emiten dan Perusahaan Publik, POJK 51/POJK.03/2017 mengatur penerapan keuangan berkelanjutan dan kewajiban Laporan Keberlanjutan.
10. Sustainability Finance dan Green Economy
Mempersiapkan manajemen memahami peluang pembiayaan dan strategi bisnis berbasis keberlanjutan.
Materi meliputi:
Sustainable finance
Green financing
Green investment
ESG risk
Climate risk
Sustainable business model
Green economy
Sustainable investment
Pengukuran dampak keberlanjutan
Strategi pembiayaan berkelanjutan
11. Digital Marketing, Branding dan Customer Experience di Era AI
Meningkatkan kemampuan perusahaan membangun merek dan memperoleh pelanggan melalui ekosistem digital.
Materi meliputi:
Digital marketing strategy
Social media marketing
Content strategy
AI-assisted marketing
Customer analytics
Digital branding
Search marketing
Marketing automation
Customer experience
Conversion optimization
Digital campaign measurement
12. Data Analytics, Business Intelligence dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Membantu manajemen mengubah data perusahaan menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
Materi meliputi:
Data-driven decision making
Business intelligence
Dashboard management
KPI dan performance analytics
Data visualization
Financial analytics
Sales analytics
Customer analytics
Predictive analytics
AI-assisted data analysis
13. Inovasi Produk dan Pengembangan Model Bisnis Baru
Membantu perusahaan menciptakan produk, layanan, dan model bisnis yang relevan dengan perubahan kebutuhan pasar.
Materi meliputi:
Business model innovation
Product innovation
Design thinking
Customer-centric innovation
Market validation
Digital business model
Product development
Innovation portfolio
Competitive strategy
Strategi menghadapi disruptive technology
14. Manajemen SDM dan Ketenagakerjaan Era Digital & Hybrid Work
Mempersiapkan perusahaan mengelola SDM dalam lingkungan kerja yang semakin digital dan fleksibel.
Materi meliputi:
Strategic Human Resource Management
Hybrid work management
Digital HR
HR analytics
Talent management
Performance management
Competency development
Employee engagement
Learning & development
Leadership development
Pengelolaan tenaga kerja berbasis teknologi
15. Kepemimpinan Digital dan Strategi Bisnis Adaptif
Membangun pemimpin yang mampu mengambil keputusan dalam kondisi bisnis yang cepat berubah.
Materi meliputi:
Digital leadership
Strategic thinking
Adaptive leadership
Decision making
Change management
Innovation leadership
Agile organization
Crisis leadership
Collaboration
Building high-performance teams
16. Keuangan Korporasi, Financial Planning dan Cost Optimization
Meningkatkan kemampuan manajemen dalam mengelola keuangan perusahaan secara sehat dan strategis.
Materi meliputi:
Financial planning
Budgeting
Cash flow management
Working capital
Cost control
Cost optimization
Financial analysis
Financial forecasting
Management accounting
Investment decision
Financial risk management
17. Supply Chain, Procurement dan Vendor Risk Management
Meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus mengendalikan risiko pemasok dan vendor.
Materi meliputi:
Supply chain management
Strategic procurement
Vendor selection
Vendor evaluation
Contract management
Supplier risk
Procurement digitalization
Inventory management
Supply chain resilience
Cost efficiency
18. Legal Corporate, Contract Management dan Compliance
Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengelola aspek hukum dan kontrak bisnis.
Materi meliputi:
Corporate legal awareness
Contract drafting
Contract review
Contract risk
Vendor agreement
Business dispute prevention
Regulatory compliance
Legal due diligence
Corporate documentation
Penyelesaian sengketa bisnis
19. Customer Experience, Service Excellence dan Complaint Management
Meningkatkan kualitas layanan dan loyalitas pelanggan melalui pendekatan berbasis data dan pengalaman pelanggan.
Materi meliputi:
Customer experience
Service excellence
Customer journey
Complaint handling
Customer retention
Customer loyalty
Service recovery
Digital customer service
Customer feedback analytics
Service quality measurement
20. Corporate Strategy 2026–2030 dan Business Transformation
Pelatihan strategis bagi pimpinan perusahaan untuk menyusun arah bisnis jangka menengah dan menghadapi perubahan ekonomi, teknologi, regulasi, dan perilaku pasar.
Materi meliputi:
Strategic business planning
Business transformation
Scenario planning
Competitive analysis
Digital strategy
AI strategy
Risk-adjusted strategy
Growth strategy
Organizational transformation
Penyusunan roadmap bisnis 2026–2030
MATERI UNGGULAN YANG SANGAT DIREKOMENDASIKAN UNTUK 2026
Dari seluruh materi di atas, 10 topik yang menurut saya paling layak dijadikan unggulan LINKPEMDA adalah:
AI untuk Bisnis & AI Governance
Coretax DJP & Perpajakan Perusahaan
Cybersecurity & Data Protection
Transformasi Digital & ERP
GCG, Compliance & Corporate Risk
Anti-Fraud & Internal Control
Data Analytics & Business Intelligence
ESG & Sustainability Reporting
Digital Leadership & Change Management
Business Transformation & Strategy 2026–2030
Menurut saya ini lebih kuat daripada hanya menjual pelatihan "Digital Marketing" atau "Hybrid Work", karena 10 tema tersebut menyentuh risiko, kepatuhan, efisiensi, teknologi, kepemimpinan dan keberlanjutan—hal-hal yang semakin penting bagi perusahaan.
SASARAN PESERTA
Direksi dan Komisaris
General Manager
Manajer dan Supervisor
Finance & Accounting
Tax Officer/Tax Manager
HR Manager/HRD
IT Manager dan IT Staff
Risk Management
Internal Audit
Compliance Officer
Legal/Corporate Secretary
Procurement
Marketing & Sales
Operation Manager
Business Development
Data/Business Intelligence Team
Profesional dan staf perusahaan terkait
METODE PELATIHAN
Pelatihan dapat diselenggarakan secara:
Tatap muka (Offline)
Daring (Online)
In-House Training
Public Training
Workshop
Seminar
Executive Training
Metode pembelajaran:
Presentasi interaktif
Pembahasan regulasi
Studi kasus
Diskusi kelompok
Simulasi
Praktik
Problem solving
Analisis kasus perusahaan
Tanya jawab dengan narasumber
Materi dapat disesuaikan dengan sektor industri, kebutuhan perusahaan, tingkat jabatan, dan permasalahan organisasi.
NARASUMBER
Kegiatan menghadirkan praktisi, akademisi, konsultan, tenaga ahli, profesional dan/atau narasumber yang kompeten serta berpengalaman sesuai bidang pelatihan.
Narasumber disesuaikan dengan tema dan kebutuhan kegiatan, antara lain dari bidang:
Manajemen
Keuangan
Perpajakan
Teknologi Informasi
AI dan Digital Transformation
Cybersecurity
Human Resources
Legal & Compliance
Risk Management
ESG & Sustainability
Corporate Governance
Business Strategy
WAKTU & TEMPAT
📍 Tersedia secara Nasional
Jakarta • Bandung • Surabaya • Medan • Makassar • Bali • Yogyakarta • Semarang • Batam • Balikpapan • Palembang • dan kota lainnya.
📆 Jadwal dapat disesuaikan dengan agenda LINKPEMDA.
🏢 In-House Training dapat dilaksanakan di kantor/perusahaan sesuai kebutuhan peserta.
💻 Pelatihan juga dapat diselenggarakan secara online/daring.
DASAR HUKUM DAN REFERENSI
Dasar hukum disesuaikan dengan tema pelatihan dan ketentuan yang berlaku, antara lain:
Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Ketentuan perpajakan dan administrasi perpajakan terbaru, termasuk implementasi Coretax DJP.
Peraturan perpajakan terkait PPN, PPh, faktur pajak dan administrasi perpajakan elektronik sesuai tema kegiatan.
POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi LJK, Emiten dan Perusahaan Publik, untuk pelatihan yang relevan dengan sektor tersebut.
Ketentuan dan kebijakan pemerintah terkait transformasi digital, keamanan siber, AI, tata kelola dan keberlanjutan, sesuai perkembangan regulasi pada saat kegiatan dilaksanakan.
Peraturan perundang-undangan sektoral lainnya yang relevan dengan tema pelatihan.
Catatan: dasar hukum setiap kelas sebaiknya disesuaikan kembali dengan tema dan sektor perusahaan, sehingga tidak semua peraturan dicantumkan secara generik pada setiap halaman.
PENYELENGGARA
LINK PEMDA
Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah
📍 Bekasi – Jawa Barat
🌐 www.linkpemda.com
📧 info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
Kompeten • Profesional • Terpercaya
LINKPEMDA — Mendorong peningkatan kompetensi, tata kelola, transformasi dan daya saing organisasi di era perubahan.
January 15, 2026 / Materi
Penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan kewajiban konstitusional yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Laporan ini memiliki fungsi sebagai alat evaluasi pelaksanaan anggaran sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas publik dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri dan peraturan perundang-undangan lainnya, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus disusun secara berkala, yaitu bulanan, triwulanan, dan semesteran. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang menyeluruh dan kemampuan teknis dari aparatur pengelola keuangan untuk menyusun laporan tersebut secara tepat waktu dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.
Untuk menunjang hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berencana menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai bentuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pelaporan keuangan.
DASAR HUKUM
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2025
Keputusan Kepala Daerah tentang Penugasan Peserta Bimtek
TUJUAN KEGIATAN
Meningkatkan pemahaman aparatur pengelola keuangan daerah tentang tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.
Menyelaraskan persepsi dan metode penyusunan laporan bulanan, triwulan, dan semesteran di lingkup BPKAD.
Memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar bidang/unit dalam proses pelaporan.
Meningkatkan kualitas, ketepatan waktu, dan akurasi data laporan keuangan daerah.
TEMA KEGIATAN
Bimtek Koordinasi Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bulanan, Triwulan, dan Semesteran Tahun Anggaran 2025
“Penguatan Koordinasi dan Kapasitas Aparatur dalam Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban APBD yang Akuntabel dan Tepat Waktu”
PESERTA KEGIATAN
Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan
Pejabat Penatausahaan Keuangan
Bendahara Pengeluaran
Staf teknis bidang akuntansi, pelaporan, dan perbendaharaan
Unsur pendukung pelaporan lainnya
WAKTU DAN TEMPAT
Hari/Tanggal: (sesuai Jadwal / Jadwal Disesuaikan)
Tempat: Hotel 88 Mangga Besar 8, Jakarta
Durasi: 4 Hari (termasuk perjalanan dan kegiatan inti)
METODOLOGI PELAKSANAAN
Pemaparan Materi oleh narasumber ahli dari Kemendagri, BPK, dan praktisi keuangan daerah.
Diskusi Interaktif dan tanya jawab.
Studi Kasus dan Simulasi Teknis penyusunan laporan.
Evaluasi Kegiatan melalui pre-test dan post-test.
MATERI BIMTEK
Dasar hukum dan kebijakan pelaporan APBD
Format dan struktur laporan bulanan, triwulanan, dan semesteran
Penyusunan Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
Mekanisme verifikasi dan konsolidasi data OPD
Studi kasus dan praktik penyusunan laporan berbasis sistem
NARASUMBER
Perwakilan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri
Akademisi dan praktisi keuangan daerah
Tenaga ahli sistem informasi keuangan daerah
PENUTUP
Demikian proposal kegiatan Bimbingan Teknis ini disusun sebagai acuan pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah, khususnya dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Semoga melalui kegiatan ini, dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangannya secara profesional, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Atas perhatian dan dukungan semua pihak, kami ucapkan terima kasih.
LINKPEMDA MEDIA RISET PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SKALA NASIONAL
May 14, 2025 / Materi
Satuan Pengawas Internal (SPI) Rumah Sakit. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 1684/MENKES/PER/XII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit maka rumah sakit perlu memebentuk keberadaan satuan pengawasan Internal. Supaya tidak terjadi kesenjangan dalam hal komunikasi audit maka pemeriksa internal lebih banyak menempatkan diri untuk membantu para anggota organisasi dalam menilai kinerja dan mengatasi persoalan atau jambatan yang terjadi sehingga dapat berfungsi secara efetif dan kinerja menjadi optimal. Oleh karena itu, dalam suatu RS dibutuhkan auditor yang mampu menyusun rencana audit yang lengkap dan jelas, prosedur dan instruksi kerja yang terdokumentasi serta memiliki kompetensi untuk menghasilkan laporan hasil audit secara benar serta tindakan koreksi yang efektif dan tepat waktu. Pelatihan ini dibuat untuk memahami pentingnya pengendalian internal suatu Rumah Sakit untuk mencegah dan mendeteksi adanya kelemahan, membedakan antara kelemahan dan hambatan serta kendala dan beberapa hal mendasar dan spesifik dalam pengendalian intern (internal control).
Untuk itu kami dari, Lembaga Informasi Keuangan Dan Pembagunan Daerah ( LINKPEMDA ) mengharapkan keikutsertaan Bimtek Pelatihan Pegawas Internal SPI Rumah Sakit, yang di lakasanakan pada tanggal :
Angkatan I : 7 - 10 Mei 2025
Angkatan II : 14 - 17 Mei 2025
Angkatan III : 23 – 26 Mei 2025
yang bertempat di Hotel Asyana Kemayoran Jakarta.
April 28, 2025 / Materi
Perencanaan dan pelaporan kinerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus manajemen kinerja instansi pemerintah. Perencanaan yang baik akan menjadi dasar pencapaian kinerja yang terukur, sedangkan pelaporan kinerja yang akuntabel merupakan wujud pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Seiring dengan penguatan kebijakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta tuntutan penerapan manajemen kinerja ASN yang selaras dengan arah pembangunan nasional, aparatur pemerintah dituntut untuk memiliki pemahaman yang komprehensif dan kemampuan teknis dalam menyusun dokumen perencanaan kinerja serta laporan kinerja yang berkualitas.
Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur pemerintah daerah, LINKPEMDA memandang perlu untuk menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Pelaporan Kinerja ASN Tahun 2026, sebagai upaya mendukung terwujudnya perencanaan yang terintegrasi dan pelaporan kinerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.
DASAR HUKUM
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Kebijakan nasional terbaru terkait reformasi birokrasi dan penguatan manajemen kinerja ASN Tahun 2026.
TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman ASN dalam penyusunan dokumen perencanaan kinerja yang selaras dengan kebijakan nasional.
Meningkatkan kualitas penyusunan pelaporan kinerja instansi pemerintah sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Mendorong keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja.
Mendukung peningkatan nilai SAKIP melalui penerapan sistem pengukuran kinerja yang efektif dan berorientasi hasil.
PESERTA
Peserta Bimbingan Teknis ini adalah pejabat dan aparatur sipil negara yang terlibat langsung dalam proses perencanaan dan pelaporan kinerja, antara lain:
Perencana OPD
Pejabat struktural dan fungsional
Tim SAKIP
ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait
MATERI KEGIATAN
Materi yang akan disampaikan dalam Bimbingan Teknis ini meliputi:
Kebijakan Nasional dalam Sistem Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Kinerja.
Penyusunan Dokumen Perencanaan Kinerja (Renstra, Renja, dan RKA).
Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dan implementasi SAKIP.
Studi Kasus dan Simulasi Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Pelaporan Kinerja.
NARASUMBER
Narasumber berasal dari unsur yang kompeten dan berpengalaman, antara lain:
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Akademisi dan Praktisi di bidang perencanaan dan manajemen kinerja pemerintahan
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
 kompres.png)
April 21, 2025 / Materi
Procurement & Purchasing Management adalah program unggulan kami yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang praktek-proktek terbaik dalam pengadaan dan manajemen pembelian.
Program ini akan memandu peserta melaluiserangkaian pembelajaran interaktif yang difokuskan pada strategi efisien dalam mendapatkan barang dan jasa berkualitas tinggi, serta pengelolaan rantai pasok yang teroptimalkan.
Kami menyajikan materi-materi yang praktis dan aplikatif untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam pengadaan dan manajemen pembelian, sehingga mereka dapat mengelola proses-proses ini dengan keunggulan dan ketepatan..
TUJUAN / MAMFAAT :
TARGET / SASARAN PESERTA :
OUTLINE MATERI :
HARI I
HARI II
March 10, 2025 / Materi
Dalam dunia industri dan perdagangan, istilah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seringkali muncul, terutama dalam konteks regulasi dan pengadaan barang, TKDN adalah persentase nilai barang atau jasa yang dihasilkan dalam negeri. TKDN dihitung berdasarkan kandungan lokal dari bahan baku, tenaga kerja, dan proses produksinya.
Perhitungan TKDN barang mencakup persentase komponen dalam negeri dari material yang digunakan, kewarganegaraan tenaga kerja, serta kepemilikan dan negara asal alat kerja. Perusahaan menghitung TKDN untuk setiap jenis barang berdasarkan proses produksi dan bahan baku (material) yang sama
Dalam bimbingan teknis ini, tiap peserta dapat memahami pola perhitungan TKDN yang merujuk pada persentase nilai komponen dalam sebuah produk yang berasal dari sumber domestik, memahami jenis-jenis TKDN sangat penting untuk perusahaan yang ingin mematuhi peraturan pemerintah dan meningkatkan daya saing di pasar..
TUJUAN / MAMFAAT :
TARGET / SASARAN PESERTA :
OUTLINE MATERI :
HARI I
HARI II
March 10, 2025 / Materi
Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, berada pada permukaan tanah, atau di atas permukaan tanah, dibawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel; sedangkan Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum; namun jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, badan usaha, perseorangan atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.
Jalan Antar Kota adalah jalan-jalan yang menghubungkan simpul- simpul jasa distribusi dengan ciri-ciri tanpa perkembangan yang menerus pada sisi mana pun termasuk desa, rawa, hutan, meskipun mungkin terdapat perkembangan permanen, misalnya rumah makan, pabrik, atau perkampungan. Tata cara perencanaan jalan raya antar kota ini digunakan sebagai acuan dan juga pegangan bagi perencana dalam merencanakan jalan raya antar kota.
Berdasarkan hal tersebut maka, Bimtek ini merupakan pembekalan teknis dalam membuat perencanaan jalan raya antar kota yang efektif agar dapat menciptakan kualitas dan kuantitas jalan yang baik.
TUJUAN / MAMFAAT :
TARGET / SASARAN PESERTA :
OUTLINE MATERI :
HARI I
HARI II
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok

KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
March 10, 2025 / Materi
Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah perkiraan harga pengadaan barang atau jasa yang dianalisis secara profesional dan disyahkan oleh eksekutif yang memiliki otoritas.
HPS berfungsi berbagai acuan dalam melakukan evaluasi harga penawaran barang dan jasa dengan tujuan untuk mendapatkan harga penawaran yang wajar, penyusunan HPS menjadi kunci keberhasilan manajemen pengadaan sebuah perusahaan.
Melalui Bimtek ini peserta dapat memahami konsep dan metode praktis perhitungan HPS. Termasuk menyusun spesifikasi produk, baik untuk pengadaan barang maupun jasa.l.
TUJUAN / MAMFAAT :
TARGET / SASARAN PESERTA :
OUTLINE MATERI :
HARI I
A. Konsep HPS/OE& Penyusunan Spesifikasi Produk
B. Penyusunan Spesifikasi Manajemen Proyek, Jasa Konsultan, & Layanan Jasa
C. Metode Survey Harga
D. Analisa Biaya Investasi & Umur Ekonomis Kepemilikan
E. Analisa Komponen Biaya dalam Penawaran Supplier/Vendor
HARI II
A. Simulasi Penyusunan HPS/OE Pengadaan Aset & Investasi
B. Simulasi Penyusunan HPS/OE Manajemen Proyek, Jasa Konsultan, & Layanan Jasa
C. Dokumen Rencana Kerja & Syarat-Syarat (RKS)
D. Pengadaan Internasional
March 10, 2025 / Materi
Untuk membuat produk yang baik dengan kualitas unggul, tidak cukup dengan mengerti pembacaan gambar mesin dan gambar teknik saja tanpa menguasai konsep dasar teknik pengukuran. Oleh karenanya memahami konsep dasar teknik pengukuran merupakan hal yang wajib diketahui bagi pekerja dalam membuat sebuah produk yang sesuai dengan spesifikasi produk yang akan dirancang.
teknik pengukuran erat kaitannya prosedur kalibrasi hal ini karena kalibrasi merupakan proses untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu tertelusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional. Hal ini membuat pengukuran dan kalibrasi tidak dapat dipisahkan sehingga teknik pengukuran dan kalibrasi sangat erat hubungannya.
TUJUAN / MAMFAAT :
TARGET / SASARAN PESERTA :
OUTLINE MATERI :
HARI I
HARI II
March 10, 2025 / Materi