Transformasi digital pelayanan publik merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pemerintah Daerah dituntut untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, mudah diakses, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pada praktiknya, masih banyak Pemerintah Daerah yang menghadapi permasalahan dalam penyelenggaraan layanan publik digital, seperti layanan yang berjalan parsial antar OPD, informasi publik yang tidak sinkron, belum adanya standar layanan digital yang baku, lemahnya pengelolaan pengaduan masyarakat, serta minimnya pemanfaatan data layanan untuk evaluasi kinerja.
Memasuki Tahun 2026/2027, layanan publik digital tidak lagi dipandang sebagai inovasi tambahan, tetapi telah menjadi kewajiban tata kelola pemerintahan. Masyarakat semakin kritis terhadap kualitas layanan, sementara intensitas pengawasan dari Inspektorat, APIP, Ombudsman, dan lembaga pengawas lainnya terus meningkat. Kondisi ini menuntut aparatur pemerintah untuk tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi layanan, tetapi juga memahami aspek kebijakan, tata kelola informasi, manajemen risiko, dan pertanggungjawaban administrasi layanan publik digital.
Oleh karena itu, diperlukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang komprehensif, aplikatif, dan berbasis kasus nyata guna meningkatkan kapasitas aparatur Pemerintah Daerah dalam mengoptimalkan tata kelola informasi dan layanan publik digital secara aman, profesional, dan berorientasi kinerja.
Tujuan Kegiatan
Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman aparatur terhadap konsep dan kebijakan layanan publik digital di Pemerintah Daerah.
Memperkuat kapasitas OPD dalam menyelenggarakan layanan publik digital yang terintegrasi dan terstandar.
Memberikan pemahaman tata kelola informasi publik digital yang transparan dan akuntabel.
Membekali peserta dengan kemampuan menyusun SOP layanan publik digital.
Mengurangi risiko administratif, pengaduan masyarakat, dan temuan pengawasan dalam layanan publik digital.
Sasaran Peserta
Kegiatan ini ditujukan kepada:
Pejabat struktural OPD
Petugas pelayanan publik
PPID Utama dan PPID Pelaksana
Pengelola website dan aplikasi layanan OPD
Admin SPBE / sistem informasi
Aparatur Diskominfo
Inspektorat Daerah
Aparatur OPD yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan publik
Materi Bimbingan Teknis
1. Kebijakan dan Arah Layanan Publik Digital Pemerintah Daerah
Transformasi pelayanan publik di era digital
Hubungan layanan publik digital dengan reformasi birokrasi
Tantangan dan risiko layanan publik digital di daerah
2. Tata Kelola Informasi Publik Berbasis Digital
Prinsip pengelolaan informasi publik OPD
Klasifikasi informasi publik
Pengendalian kualitas dan akurasi informasi
Risiko sengketa dan pengaduan informasi
3. Pemetaan dan Standarisasi Layanan Publik Digital OPD
Identifikasi jenis layanan publik OPD
Penetapan standar layanan digital
Penyelarasan layanan online dan offline
Kesalahan umum dalam layanan publik digital
4. Penyusunan SOP Layanan Publik Digital
Struktur dan komponen SOP layanan digital
SOP pelayanan non-tatap muka
SOP pengelolaan pengaduan masyarakat
SOP gangguan sistem dan layanan
5. Integrasi Layanan Publik Digital Antar OPD
Konsep integrasi layanan publik
Permasalahan data silo antar OPD
Peran OPD pengampu SPBE
Contoh integrasi layanan publik daerah
6. Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Secara Digital
Sistem pengaduan masyarakat
Alur tindak lanjut dan monitoring pengaduan
Pemanfaatan data pengaduan untuk perbaikan layanan
7. Keamanan Informasi dan Perlindungan Data Layanan Publik
Risiko kebocoran data layanan publik
Pengendalian akses dan kewenangan
Tanggung jawab aparatur dalam pengamanan data
8. Evaluasi dan Monitoring Kinerja Layanan Publik Digital
Indikator kinerja layanan publik digital
Penyusunan laporan kinerja layanan
Pemanfaatan dashboard layanan publik
9. Titik Rawan Pengawasan dan Risiko Layanan Publik Digital
Layanan tanpa SOP dan standar
Informasi publik yang tidak mutakhir
Pengelolaan pengaduan yang tidak terdokumentasi
Strategi mitigasi risiko layanan digital
10. Studi Kasus dan Diskusi Implementatif
Studi kasus nyata layanan publik digital daerah
Diskusi kelompok dan pemecahan masalah
Best practice layanan publik digital yang aman
Metode Pelaksanaan
Pemaparan materi oleh narasumber berpengalaman
Diskusi interaktif dan tanya jawab
Pembahasan studi kasus nyata
Simulasi penyusunan SOP layanan publik digital
Output yang Diharapkan
Peserta diharapkan mampu:
Memahami tata kelola informasi dan layanan publik digital secara utuh.
Menyelenggarakan layanan publik digital yang terstandar dan terintegrasi.
Menyusun SOP layanan publik digital di OPD masing-masing.
Mengurangi risiko pengaduan dan temuan pengawasan.
Meningkatkan kualitas layanan publik berbasis kinerja.
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com