Beranda
Jadwal
Materi
Artikel
Profile
August 15, 2026 / Materi BIMTEK ASET DAN BARANG JASA Admin

BIMTEK KONSOLIDASI PENGADAAN DAN PENERAPAN TKDN

Konsolidasi Pengadaan, Arsitektur Konsolidasi, Perhitungan TKDN, Preferensi Harga, dan Harga Evaluasi Akhir (HEA) dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025 dan Permenperin Nomor 35 Tahun 2025

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tidak hanya dituntut untuk dilaksanakan sesuai ketentuan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang optimal melalui proses yang efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah konsolidasi pengadaan, yaitu menggabungkan kebutuhan pengadaan yang memiliki karakteristik tertentu agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih optimal.

Penerapan konsolidasi pengadaan membutuhkan kemampuan dalam melakukan identifikasi kebutuhan, pemetaan kebutuhan, pengelompokan paket, penyusunan strategi, penyusunan arsitektur konsolidasi, serta analisis terhadap manfaat dan risiko yang mungkin timbul.

Selain konsolidasi pengadaan, peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi aspek penting dalam pengadaan pemerintah.

Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 menjadi salah satu dasar penting dalam penyelenggaraan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sementara itu, Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025 mengatur ketentuan dan tata cara sertifikasi TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), termasuk penghitungan dan verifikasi nilai TKDN serta penerbitan sertifikat TKDN.

Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 berlaku sejak 11 Desember 2025 dan menggantikan sejumlah ketentuan sebelumnya mengenai penghitungan dan sertifikasi TKDN.

Dalam praktik pengadaan, pemahaman TKDN juga perlu dihubungkan dengan preferensi harga dan Harga Evaluasi Akhir (HEA) sehingga peserta tidak hanya memahami regulasi, tetapi mampu menerapkannya dalam proses evaluasi penawaran.

Melalui program Bimtek Konsolidasi Pengadaan dan Penerapan TKDN, peserta akan mendapatkan pembahasan yang menggabungkan aspek kebijakan, konsep, praktik, studi kasus, simulasi konsolidasi, perhitungan TKDN, penerapan preferensi harga, serta simulasi Harga Evaluasi Akhir (HEA).

Pelatihan dirancang dengan pendekatan praktis, aplikatif dan berbasis kasus, sehingga peserta dapat memahami alur penerapan dari tahap identifikasi kebutuhan sampai dengan simulasi evaluasi penawaran.


DASAR HUKUM DAN REGULASI

Pembahasan dalam pelatihan mengacu dan disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang relevan, antara lain:

  1. Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

  2. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025 tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri dan Bobot Manfaat Perusahaan.

  3. Peraturan perundang-undangan lain yang berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Produk Dalam Negeri, TKDN, dan pelaksanaan evaluasi pengadaan sesuai dengan materi yang dibahas.

Permenperin 35/2025 mencakup antara lain tata cara penghitungan TKDN barang, jasa industri, gabungan barang dan jasa, penghitungan BMP, verifikasi, sertifikasi, surveilans, evaluasi dan pengawasan.

Catatan: Pembahasan regulasi dalam pelatihan mengikuti ketentuan yang berlaku pada saat kegiatan dilaksanakan.


TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan kebijakan konsolidasi pengadaan.

  2. Memahami tujuan dan manfaat konsolidasi pengadaan.

  3. Mampu mengidentifikasi kebutuhan yang memiliki potensi untuk dikonsolidasikan.

  4. Memahami proses pemetaan dan pengelompokan kebutuhan pengadaan.

  5. Memahami penyusunan arsitektur konsolidasi pengadaan.

  6. Meningkatkan kemampuan menyusun strategi konsolidasi pengadaan.

  7. Mampu melakukan simulasi penggabungan beberapa kebutuhan atau paket pengadaan.

  8. Memahami kebijakan peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri.

  9. Memahami konsep TKDN dan BMP.

  10. Memahami penerapan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

  11. Memahami komponen dan mekanisme penghitungan TKDN sesuai ketentuan.

  12. Mampu melakukan simulasi perhitungan TKDN.

  13. Memahami penerapan preferensi harga.

  14. Memahami konsep Harga Evaluasi Akhir (HEA).

  15. Mampu melakukan simulasi perhitungan HEA.

  16. Mampu menganalisis hasil evaluasi penawaran dengan mempertimbangkan aspek harga dan TKDN sesuai ketentuan yang berlaku.

  17. Meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan hasil pembelajaran pada proses pengadaan di instansi masing-masing.


MANFAAT PELATIHAN

Peserta diharapkan memperoleh manfaat:

  • Memahami konsep konsolidasi pengadaan secara lebih komprehensif.

  • Memahami manfaat dan potensi efisiensi melalui konsolidasi pengadaan.

  • Mampu melakukan identifikasi kebutuhan pengadaan.

  • Mampu melakukan pemetaan kebutuhan yang berpotensi dikonsolidasikan.

  • Memahami penyusunan arsitektur konsolidasi.

  • Mampu menyusun skenario konsolidasi pengadaan.

  • Mampu melakukan simulasi konsolidasi beberapa kebutuhan/paket.

  • Memahami kebijakan penggunaan Produk Dalam Negeri.

  • Memahami konsep TKDN dan BMP.

  • Memahami mekanisme penghitungan TKDN.

  • Mampu melakukan latihan perhitungan TKDN.

  • Memahami penggunaan informasi TKDN dalam proses pengadaan.

  • Memahami konsep preferensi harga.

  • Memahami penerapan preferensi harga dalam evaluasi sesuai ketentuan.

  • Memahami konsep Harga Evaluasi Akhir (HEA).

  • Mampu melakukan simulasi perhitungan HEA.

  • Mampu menganalisis beberapa alternatif penawaran melalui studi kasus.

  • Meningkatkan ketelitian dalam proses evaluasi pengadaan.

  • Mengurangi potensi kesalahan dalam penerapan konsolidasi, TKDN, preferensi harga dan HEA.


MATERI PELATIHAN

1. PEMAHAMAN KONSOLIDASI PENGADAAN DAN SIMULASI PRAKTIS

  • Konsep dasar konsolidasi pengadaan.

  • Pengertian dan tujuan konsolidasi pengadaan.

  • Kebijakan konsolidasi dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

  • Prinsip dan karakteristik konsolidasi pengadaan.

  • Identifikasi kebutuhan pengadaan.

  • Pemetaan kebutuhan antar-unit/perangkat daerah.

  • Identifikasi kebutuhan yang dapat dikonsolidasikan.

  • Pengelompokan kebutuhan berdasarkan jenis dan karakteristik barang/jasa.

  • Analisis volume dan waktu kebutuhan.

  • Penggabungan kebutuhan dan paket pengadaan.

  • Strategi pelaksanaan konsolidasi.

  • Peran PA/KPA, PPK, UKPBJ, Pejabat Pengadaan dan pihak terkait.

  • Analisis manfaat dan efisiensi konsolidasi.

  • Identifikasi potensi risiko konsolidasi.

  • Strategi mitigasi risiko.

  • Penyusunan skenario konsolidasi.

  • Studi kasus konsolidasi pengadaan.

  • Simulasi praktis penggabungan beberapa kebutuhan/paket pengadaan.


2. ARSITEKTUR KONSOLIDASI PENGADAAN DAN SIMULASI PRAKTIS

  • Konsep arsitektur konsolidasi pengadaan.

  • Hubungan kebutuhan, paket, strategi dan metode pengadaan.

  • Pemetaan kebutuhan pengadaan.

  • Analisis karakteristik barang/jasa.

  • Pengelompokan kebutuhan berdasarkan:

    • jenis barang/jasa;

    • volume;

    • lokasi;

    • waktu kebutuhan;

    • karakteristik pengguna;

    • spesifikasi teknis.

  • Penyusunan strategi konsolidasi.

  • Penyusunan spesifikasi teknis dalam pengadaan terkonsolidasi.

  • Penyusunan paket pengadaan.

  • Integrasi kebutuhan antar-unit/perangkat daerah.

  • Analisis potensi efisiensi.

  • Analisis risiko akibat konsolidasi.

  • Penyusunan skenario konsolidasi.

  • Simulasi penyusunan arsitektur konsolidasi.

  • Studi kasus pengadaan beberapa unit/perangkat daerah.

  • Praktik menentukan kebutuhan yang dapat dikonsolidasikan.


3. PENERAPAN TKDN DALAM PENGADAAN BARANG/JASA

  • Kebijakan peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri.

  • Konsep Produk Dalam Negeri.

  • Konsep Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

  • Konsep Bobot Manfaat Perusahaan (BMP).

  • Hubungan TKDN dengan pengadaan pemerintah.

  • Penerapan TKDN dalam proses pengadaan.

  • Pemahaman nilai TKDN produk.

  • Pemanfaatan informasi dan sertifikat TKDN.

  • Ketentuan sertifikasi TKDN.

  • Verifikasi nilai TKDN.

  • Penghitungan TKDN barang.

  • Penghitungan TKDN jasa industri.

  • Penghitungan TKDN gabungan barang dan jasa.

  • Pemahaman komponen pembentuk nilai TKDN.

  • Contoh penerapan TKDN pada pengadaan.

  • Studi kasus penerapan TKDN.

Permenperin 35/2025 memang mengatur penghitungan TKDN untuk barang, jasa industri, serta gabungan barang dan jasa, berikut proses verifikasi dan sertifikasinya.


4. PERHITUNGAN TKDN DAN SIMULASI PRAKTIS

  • Memahami struktur penghitungan TKDN.

  • Identifikasi komponen biaya yang relevan.

  • Identifikasi material dan komponen dalam proses produksi.

  • Pemahaman tenaga kerja langsung.

  • Pemahaman biaya tidak langsung pabrik.

  • Penyusunan data untuk penghitungan TKDN.

  • Membaca dan memahami hasil penghitungan TKDN.

  • Penggunaan nilai TKDN dalam proses pengadaan.

  • Verifikasi data pendukung.

  • Identifikasi kesalahan dalam penghitungan.

  • Latihan penghitungan TKDN barang.

  • Simulasi kasus penghitungan TKDN langkah demi langkah.

  • Pembahasan hasil simulasi.

  • Analisis perbedaan hasil penghitungan.


5. PREFERENSI HARGA DALAM PENGADAAN

  • Konsep preferensi harga.

  • Tujuan penerapan preferensi harga.

  • Hubungan Produk Dalam Negeri, TKDN dan preferensi harga.

  • Persyaratan dan kondisi penerapan preferensi harga sesuai ketentuan.

  • Penerapan preferensi harga dalam evaluasi penawaran.

  • Perbandingan penawaran dengan dan tanpa preferensi harga.

  • Identifikasi nilai yang digunakan dalam evaluasi.

  • Analisis dampak preferensi harga terhadap hasil evaluasi.

  • Kesalahan yang perlu dihindari dalam penerapan preferensi harga.

  • Studi kasus penerapan preferensi harga.

  • Simulasi evaluasi beberapa penawaran.


6. HARGA EVALUASI AKHIR (HEA) DAN SIMULASI

  • Konsep Harga Evaluasi Akhir (HEA).

  • Tujuan penggunaan HEA dalam proses evaluasi.

  • Komponen yang digunakan dalam evaluasi.

  • Hubungan harga penawaran, TKDN dan preferensi harga.

  • Tahapan perhitungan HEA.

  • Cara membaca hasil perhitungan HEA.

  • Perbandingan beberapa penawaran.

  • Analisis hasil evaluasi.

  • Identifikasi penawaran berdasarkan hasil evaluasi.

  • Kesalahan umum dalam melakukan perhitungan.

  • Simulasi HEA secara bertahap.

  • Studi kasus perbandingan beberapa penyedia.

  • Praktik menentukan hasil evaluasi berdasarkan simulasi kasus.


7. STUDI KASUS TERPADU

Peserta akan diberikan studi kasus yang menggabungkan beberapa aspek pembelajaran:

Identifikasi kebutuhan → Konsolidasi Pengadaan → Penyusunan Paket → Identifikasi Produk Dalam Negeri → Nilai TKDN → Preferensi Harga → Perhitungan HEA → Analisis Hasil Evaluasi.

Studi kasus dirancang agar peserta dapat memahami hubungan antara konsolidasi pengadaan dan penerapan TKDN secara lebih menyeluruh.


SASARAN PESERTA

Program ini diperuntukkan bagi:

  • PA/KPA.

  • Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

  • Pejabat Pengadaan.

  • Pokja Pemilihan.

  • UKPBJ.

  • Pengelola Pengadaan Barang/Jasa.

  • Tim Pengadaan Barang/Jasa.

  • PPTK.

  • Pengelola keuangan.

  • Pengelola barang/jasa.

  • Pejabat/staf perangkat daerah.

  • Kementerian/Lembaga.

  • Pemerintah Provinsi.

  • Pemerintah Kabupaten/Kota.

  • BUMD.

  • Tim perencanaan pengadaan.

  • Pengelola kegiatan.

  • Aparatur yang terlibat dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

  • Pihak lain yang berkaitan dengan proses pengadaan dan penggunaan Produk Dalam Negeri.


METODE PELATIHAN

Pelatihan menggunakan pendekatan interaktif, aplikatif dan berbasis studi kasus, melalui:

  • Pemaparan materi.

  • Pembahasan regulasi.

  • Diskusi.

  • Tanya jawab.

  • Studi kasus.

  • Analisis kebutuhan.

  • Simulasi konsolidasi pengadaan.

  • Simulasi arsitektur konsolidasi.

  • Latihan penghitungan TKDN.

  • Simulasi preferensi harga.

  • Simulasi perhitungan HEA.

  • Analisis penawaran.

  • Problem solving.

  • Praktik evaluasi.

  • Pembahasan hasil simulasi.

  • Tanya jawab dan konsultasi teknis.


JADWAL PELATIHAN 2 HARI

HARI PERTAMA

08.00–08.30
Registrasi Peserta

08.30–09.00
Pembukaan dan Pengarahan

09.00–10.30
Pemahaman Konsolidasi Pengadaan dan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

10.30–10.45
Coffee Break

10.45–12.00
Identifikasi Kebutuhan, Pengelompokan Kebutuhan dan Strategi Konsolidasi

12.00–13.00
Istirahat

13.00–14.30
Arsitektur Konsolidasi Pengadaan

14.30–14.45
Coffee Break

14.45–16.30
Studi Kasus dan Simulasi Praktis Konsolidasi Pengadaan

HARI KEDUA

08.30–10.00
Penerapan TKDN dan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan

10.00–10.15
Coffee Break

10.15–12.00
Perhitungan TKDN dan Simulasi Praktis

12.00–13.00
Istirahat

13.00–14.00
Preferensi Harga dalam Evaluasi Pengadaan

14.00–14.15
Coffee Break

14.15–15.30
Harga Evaluasi Akhir (HEA) dan Simulasi Perhitungan

15.30–16.00
Studi Kasus Terpadu: TKDN, Preferensi Harga dan HEA

16.00–16.30
Evaluasi, Penutupan dan Penyerahan Sertifikat


OUTPUT DAN KOMPETENSI PESERTA

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep konsolidasi pengadaan.

  2. Mengidentifikasi kebutuhan yang berpotensi dikonsolidasikan.

  3. Melakukan pemetaan kebutuhan.

  4. Menyusun skenario konsolidasi pengadaan.

  5. Menyusun arsitektur konsolidasi pengadaan.

  6. Melakukan simulasi penggabungan beberapa kebutuhan/paket.

  7. Menjelaskan konsep TKDN dan BMP.

  8. Memahami data yang diperlukan dalam penghitungan TKDN.

  9. Melakukan simulasi penghitungan TKDN.

  10. Memahami penerapan TKDN dalam proses pengadaan.

  11. Memahami penerapan preferensi harga sesuai ketentuan.

  12. Melakukan simulasi evaluasi dengan mempertimbangkan preferensi harga.

  13. Memahami konsep dan tahapan perhitungan HEA.

  14. Melakukan simulasi perhitungan HEA.

  15. Menganalisis hasil evaluasi beberapa penawaran.

  16. Menghubungkan konsolidasi pengadaan dengan strategi penggunaan Produk Dalam Negeri.

  17. Menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam proses pengadaan di instansi masing-masing.


HASIL PRAKTIK PESERTA

Dalam sesi praktik, peserta diarahkan untuk menghasilkan:

  • Pemetaan kebutuhan pengadaan.

  • Identifikasi kebutuhan yang dapat dikonsolidasikan.

  • Skenario konsolidasi pengadaan.

  • Rancangan arsitektur konsolidasi.

  • Simulasi penggabungan kebutuhan/paket.

  • Simulasi penghitungan TKDN.

  • Simulasi penerapan preferensi harga.

  • Simulasi perhitungan HEA.

  • Analisis perbandingan penawaran.

  • Kesimpulan hasil evaluasi berdasarkan studi kasus.

Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman regulasi, tetapi juga memperoleh pengalaman melakukan simulasi dari proses konsolidasi sampai evaluasi penawaran.


BIAYA KEGIATAN, FASILITAS PESERTA, DAN INFORMASI PENDAFTARAN

LINKPEMDA menyediakan beberapa pilihan paket pelaksanaan Bimbingan Teknis/Diklat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, jumlah peserta, lokasi, durasi, materi, serta konsep pelaksanaan kegiatan.

Paket Menginap Single Room

Rp5.500.000,-/Peserta

Paket Menginap Twin Sharing

Rp5.000.000,-/Peserta

Paket Non Menginap

Rp4.000.000,-/Peserta

Paket Zoom Meeting / Online

Rp3.000.000,-/Peserta

Fasilitas Peserta

Fasilitas dapat meliputi:

  • Sertifikat.

  • Modul pelatihan.

  • Softcopy materi.

  • Seminar kit.

  • Akomodasi sesuai paket.

  • Konsumsi.

  • Coffee break.

  • Dokumentasi.

  • Studi kasus.

  • Simulasi.

  • Workshop.

  • Konsultasi teknis.

  • Konsultasi pascapelatihan.

Besaran biaya dapat disesuaikan dengan lokasi, jumlah peserta, durasi, kebutuhan organisasi, narasumber dan konsep kegiatan.


JADWAL DIKLAT LINKPEMDA

Informasi jadwal pelaksanaan Bimbingan Teknis, Diklat, Workshop dan Pelatihan LINKPEMDA dapat dilihat melalui:

👉 http://linkpemda.com/jadwal

MATERI BIMTEK

Informasi lengkap mengenai berbagai materi Bimbingan Teknis, Diklat, Workshop dan Pelatihan LINKPEMDA:

👉 http://linkpemda.com/materi/bimtek-aset-dan-barang-jasa

INFORMASI DAN PENDAFTARAN

LINKPEMDA – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah

📱 WhatsApp: 0813-8766-6605

LINKPEMDA melayani Public Training, Customized Training, In House Training, Workshop, Coaching Clinic, Pelatihan Online, Offline, Hybrid Training dan Pendampingan Teknis.

Share :

Tingkatkan Skill Anda Bersama LINKPEMDA